Friday, July 6, 2018

, , , , , ,

Sejarah Kashiwamcohi



sejarah-kashiwamochi,www.healthnote25.com


Kashiwamochi awalnya merupakan budaya Jepang Timur. Kue ini baru dikenal luas di seluruh Jepang sekitar masa pemerintahan shogun Tokugawa ke-9 Tokugawa Ieshige dan shogun Tokugawa ke-10 Tokugawa Ieharu. Dalam buku kumpulan kigo (kata-kata musim untuk haiku) berjudul Haikai Shogaku-shō dari tahun 1641 oleh Saitō Tokugen, kashiwamochi belum disebut-sebut sebagai makanan khas bulan 5.


Catatan mengenai kashiwamochi sebagai makanan khas bulan 5 ditemukan kemudian dalam buku berjudul Shubeiron terbitan tahun 1661-1673. Kue ini termasuk salah satu kue asli Jepang karena tidak terdapat dalam tradisi perayaan Tango no Sekku yang berasal dari Cina.


Keshogunan Tokugawa berusaha mengendalikan daimyo dari berbagai daerah di Jepang dengan memberlakukan kewajiban bekerja di ibu kota (sankin kōtai). Kashiwamochi mulai dikenal di seluruh Jepang setelah daimyo dan rombongan yang bertugas di Edo membawa pulang pengetahuan tentang makanan khas dari ibu kota ke daerah asal mereka.


Pohon kashiwa yang daunnya dipakai membungkus kue ini, tidak tumbuh liar di Shikoku atau sebelah barat wilayah Kansai. Di Jepang bagian barat yang tidak ditumbuhi pohon kashiwa, orang juga merayakan Hari Anak-anak dengan makan chimaki (semacam bakcang yang dibungkus daun bambu) atau kashiwamochi yang dibungkus daun sankirai (Smilax glabra).

0 Post a Comment:

Follow by Email