Wednesday, June 20, 2018

, , , ,

Tanda - tanda gejala alergi

tanda-tanda-dan-gejala-alergi,www.healthnote25.com




Kebanyakan alergen seperti debu dan serbuk sari bunga terbang bersama udara. Pada kasus ini, gejala timbul di tubuh yang terkena udara, seperti mata, hidung, dan paru-paru. Rhinitis alergi timbul seketika, dikenal juga sebagai Hay Fever, menyebabkan iritasi pada hidung, bersin, gatal-gatal, dan mata merah.


Alergen yang terhirup dapat juga menyebabkan reaksi asma, karena penyempitan cabang saluran paru-paru (bronkokonstriksi) dan peningkatan ingus/cairan di paru-paru, napas pendek/tersengal-sengal (dyspnea), batuk dan mengi (wheezing).


Reaksi alergi juga dapat timbul karena makanan, gigitan serangga, reaksi akan obat seperti terhadap aspirin dan antibiotik (misalnya penisilin). Gejala-gejala alergi makanan termasuk nyeri abdomen, perut terasa penuh, muntah, diare, gatal-gatal, dan pembengkakan kulit selama hives. Reaksi makanan jarang menyebabkan gangguan pernapasan atau rhinitis.


Sengatan serangga, antibiotik, dan obat tertentu dapat menyebabkan anafilaksis; beberapa organ dapat terkena, termasuk saluran pencernaan, sistem pernapasan, dan sistem peredaran darah.


Tergantung dari tingkat beratnya, alergi dapat menyebabkan reaksi-reaksi kutanea, penyempitan cabang saluran paru-paru, edema, tekanan darah rendah (hipotensi), koma, dan bahkan kematian. Reaksi ini dapat terpicu tiba-tiba atau dapat tertunda. Hal ini seringkali membutuhkan injeksi epinefrin, kadang-kadang melalui alat EpiPen atau Twinject injeksi otomatis. Sifat dari anafilaksis adalah gejalanya tampaknya mudah dihilangkan, tetapi penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama.

0 Post a Comment:

Follow by Email